Bengkulu – Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Bengkulu melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) revisi kurikulum pada Selasa, 30 Mei 2023. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya pengembangan dan penyempurnaan kurikulum guna mewujudkan Program Studi Ekonomi Islam yang unggul dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan serta kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan FGD berlangsung dengan menghadirkan para dosen, mahasiswa, dan pihak terkait dalam suasana diskusi yang interaktif. Acara ini menjadi wadah untuk memberikan masukan, saran, serta evaluasi terhadap kurikulum yang digunakan di Program Studi Ekonomi Islam.
Dalam kegiatan tersebut, hadir dua pemateri utama, yaitu Furqanti Ranidiah, S.E., M.M dan Amir Mukaddar, S.E., M.E., Sy. Kedua narasumber menyampaikan berbagai materi terkait pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, penguatan kompetensi mahasiswa, serta pentingnya penyesuaian kurikulum dengan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah saat ini.
Furqanti Ranidiah, S.E., M.M dalam penyampaiannya menekankan pentingnya inovasi kurikulum agar mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis dan kemampuan adaptasi di dunia kerja. Menurutnya, revisi kurikulum perlu dilakukan secara berkala agar kualitas lulusan tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Sementara itu, Amir Mukaddar, S.E., M.E., Sy menjelaskan bahwa penguatan nilai-nilai ekonomi Islam dalam setiap mata kuliah menjadi hal penting untuk membentuk lulusan yang profesional dan berintegritas. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara dunia akademik dan praktik lapangan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan FGD berlangsung dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif dari para peserta. Berbagai masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kurikulum yang lebih baik dan sesuai dengan visi Program Studi Ekonomi Islam.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
