
BENGKULU – Mengawali tahun baru dengan semangat produktif, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) resmi menggelar acara Pembekalan Praktek Terpadu Kewirausahaan Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 Januari 2025, bertempat di Aula Kampus IV UM Bengkulu.
Acara ini merupakan tahapan krusial bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke lapangan untuk mengimplementasikan ide bisnis mereka. Program Praktek Terpadu Kewirausahaan ini dirancang untuk menyelaraskan antara teori manajemen dan akuntansi yang didapat di ruang kelas dengan realitas dunia usaha yang dinamis.
Membangun Mentalitas “Sociopreneur”
Dalam sambutannya, Dekan FEB UM Bengkulu menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas akademik untuk memenuhi Satuan Kredit Semester (SKS), melainkan wadah untuk membentuk mentalitas wirausaha yang tangguh, inovatif, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Islam Ke-Muhammadiyahan.
“Kami ingin lulusan FEB UMB tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Pembekalan hari ini adalah pondasi agar mahasiswa memiliki strategi matang dalam menghadapi tantangan pasar yang sesungguhnya,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.
Materi Strategis dan Pendampingan
Selama pembekalan, mahasiswa diberikan materi intensif yang mencakup beberapa aspek penting, di antaranya:
- Analisis Peluang Pasar: Cara mengidentifikasi kebutuhan konsumen di wilayah Bengkulu dan sekitarnya.
- Manajemen Operasional & Produksi: Standarisasi kualitas produk dan efisiensi kerja.
- Literasi Keuangan & Permodalan: Pengelolaan arus kas agar usaha tetap berkelanjutan.
- Pemasaran Digital: Pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi utama di era Gen Z.
Kolaborasi Lintas Prodi
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di bawah naungan FEB, seperti Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Islam. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan kelompok-kelompok usaha mahasiswa yang memiliki manajemen yang rapi sekaligus strategi bisnis yang kompetitif.
Setelah pembekalan ini, para mahasiswa akan diterjunkan langsung ke masyarakat dan unit-unit usaha mitra untuk menjalankan praktek kewirausahaan selama periode yang telah ditentukan. Dengan dimulainya langkah pertama di tanggal 2 Januari ini, FEB UM Bengkulu optimis akan lahir inovasi-inovasi produk lokal baru yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.