
BENGKULU – Setelah melewati masa pembekalan dan persiapan matang sejak awal tahun, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Bengkulu akhirnya memanen hasil kerja keras mereka. Pada Kamis (08/05/2025), pelataran kampus berubah menjadi pusat kreativitas dalam gelaran Bazar Kewirausahaan Terpadu 2025.
Acara yang merupakan puncak dari rangkaian mata kuliah Praktek Terpadu Kewirausahaan ini menampilkan puluhan stand usaha mahasiswa yang menawarkan berbagai inovasi produk, mulai dari kuliner kekinian, kerajinan tangan kreatif, hingga solusi jasa berbasis digital.
Wujud Nyata Kreativitas Mahasiswa
Bazar ini menjadi ajang unjuk gigi bagi mahasiswa prodi Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Islam. Keunikan bazar tahun ini terletak pada sentuhan kearifan lokal Bengkulu yang dikemas secara modern oleh para mahasiswa.
Kemeriahan di Tengah Antusiasme Pengunjung
Sejak dibuka pada pagi hari, area bazar tidak henti-hentinya dipadati oleh pengunjung, baik dari kalangan internal kampus maupun masyarakat umum. Transaksi jual-beli berlangsung dinamis, di mana mahasiswa juga ditantang untuk menerapkan strategi pemasaran langsung dan pengelolaan keuangan secara real-time.
Beberapa daya tarik utama dalam bazar kali ini meliputi:
- Produk Ramah Lingkungan: Inovasi kemasan berkelanjutan dari kelompok mahasiswa Manajemen.
- Kuliner Fusion: Perpaduan rasa tradisional Bengkulu dengan tren makanan milenial.
Langkah Awal Menuju Kemandirian Ekonomi
Kegiatan ini bukan sekadar simulasi dagang biasa. Bazar ini dinilai oleh tim penguji untuk melihat sejauh mana mahasiswa mampu mengelola risiko, menjalin komunikasi bisnis, dan bekerja sama dalam tim.
Dengan suksesnya penyelenggaraan bazar pada 8 Mei ini, FEB UM Bengkulu berharap benih-benih wirausaha yang telah tumbuh tidak berhenti sampai di sini saja, namun dapat terus berkembang menjadi UMKM yang naik kelas dan berkontribusi nyata bagi perekonomian Provinsi Bengkulu di masa depan.